Parangtritis

2 Nov

parangtritis_beach_mounth_tour

 

Parangtritis adalah nama desa di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di desa ini terdapat pantai Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis. Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di lokasi tersebut. Air panas dari parang wedang dialirkan ke pantai parangtritis untuk bilas setelah bermain pasir dan juga mengairi kolam kecil bermain anak-anak. Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda & kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. selain itu juga parangtritis sebagai tempat untuk olahraga udara/aeromodeling.

Jenis-Jenis Paragraf Dan Contohnya

1 Nov

Jenis jenis Paragraf dan Contohnya

Jenis-jenis paragraf dalam dunia bahasa merupakan buah dari pikiran pokok sebuah karangan yang kemudian dikembangkan menjadi satu karya tulis yang baik. Macam-macam paragraf yang kita ketahui ada 5 jenis yaitu :

Paragraf argumentasi
Paragraf deskripsi
Paragraf eksposisi
Paragraf persuasi
Paragraf naratif

Pada jenis paragraf tersebut terdiri dari pikiran pokok, gagasan, atau ide dasar yang kemudian dibantu dengan kalimat pendukung. Penggunaan paragraf tersebut memiliki fungsi tersendiri dalam sebuah karangan. Berikut ini kita pelajari perbedaan kegunaan paragraf-paragraf tersebut.
Jenis jenis Paragraf

Jenis jenis paragraf pada perkembangannya akan bergantung kepada penempatan kalimat topik, bentuk kalimat topik, dan cara mengembangkan kalimat pada topik tersebut. Berdasarkan hal tersebut, berikut ini macam-macam paragraf yang dipakai dalam karya tulis :

Paragraf Argumentasi

merupakan paragraf yang berisi ide atau gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca dengan isinya yang mengemukakan suatu pendapat yang diyakini. Ciri ciri paragraf argumentasi meliputi :

Untuk penulisan karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
Memberikan asumsi yang bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada orang lain, bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran
Menyertai bukti-bukti yang mendasari argumen tersebut berupa data, tabel, gambar dan sebagainya
Terdapat kesimpulan di akhir paragraf

Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi merupakan gagasan pokok yang menggambarkan suatu objek sehingga para pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek tersebut. Tujuannya adalah untuk merasakan sendiri dari semua yang ditulis oleh penulis. Objek tersebut dapat berupa orang, benda, atau tempat. Ciri ciri paragraf deskriptif yaitu :

Berisi bacaan yang melukiskan objek tertentu (orang, tempat, keindahan alam dll)
Pembaca bisa terbawa ke dalam alur cerita karya tulis tersebut

Paragraf Eksposisi

Merupakan jenis paragraf yang tulisannya memberikan informasi mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasan. Ciri-ciri paragraf eksposisi meliputi :

Mengandung informasi di dalamnya
Karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
Bertujuan menjelaskan dan memaparkan
Berdasarkan fakta
Tidak bermaksud mempengaruhi

Paragraf persuasif

Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal.

Terdapat bukti dan fakta yang mempengaruhi atau membujuk pembaca
Tulisan yang mendorong dan mempengaruhi dalam suatu hal
Bahasa yang digunakan dibuat menarik untuk memberikan kesan kepada pembaca

Paragraf narasi

Merupakan bentuk paragraf yang menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya kejadian tersebut. Ciri ciri paragraf narasi :

Terdapat tokoh, tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
Digunakan dalam karya fiksi ( cerpen,novel,roman) maupun dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar,sejarah,riwayat perjalanan).

Jenis jenis Paragraf dan Contohnya

1. Contoh paragraf argumentasi

“Polusi udara dan lingkungan hampir terjadi di seluruh dunia, bahkan di Indonesia yang terutama terjadi pada kota-kota besar. Kendaraan bermotor yang semakin banyak, asap pabrik dan limbahnya adalah contohnya, yang dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar, seperti udara menjadi kotor dan tidak sehat…”

2. Contoh paragraf deskripsi

“Mahasiswi itu terlihat tinggi semampai dengan balutan kebaya berwarna merah yang membuat kulit badannya yang kuning langsat tersebut nampak semakin cantik. Wajahnya dihiasi mata bulat yang bersinar dan disertai bulu mata yang tebal…”

3. Contoh paragraf eksposisi

“Bantuan untuk para korban musibah gempa yang terjadi di Yogyakarta sampai saat ini belum merata. Keadaan tersebut kemudian melibatkan beberapa wilayah mengalami kekurangan bahan pangan dan alat-alat kebutuhan sehari-hari seperti pada wilayah Bantul dan Muntilan..”

4. Contoh paragraf persuasif

” Penggunaan sayuran organik dalam bahan makanan dirasakan lebih sehat , awet, dan lebih enak. Selain itu, penjualan sayuran organik akan lebih menguntungkan daripada sayuran biasa..”

5. Contoh paragraf narasi

“Suatu siang yang terik terlihat gadis itu berjalan dengan mempercepat langkahnya untuk menuju pintu rumahnya seperti ketakutan akan ada yang memergoki kedatangannya. Dengan susah payah pintu rumah pun di buka namun, mukanya berganti dengan rasa terkejut karena lelaki tersebut yang membukakan pintunya..”

Jenis paragraf mungkin berbeda dengan berbagai jenis pantun dari sisi penulisan dan makna, namun secara umum karya sastra yang baik dan benar tentu menekankan penggunaan paragraf yang sempurna.

Usaha Konter HP,Pulsa,Pembayaran Online

3 Oct

Cara-Mempercepat-handphone-Android-yang-Lemot

Beberapa tahun terakhir jumlah pengguna teknologi komunikasi semakin tinggi yang di kenal Handphone atau HP, alat komunikasi ini bukan lagi suatu barang mewah di kalangan masyarakat dari berbagai lapisan sosial.Penggunaan alat komunikasi ini bisa menjadi peluang usaha counter pulsa serta penjualan dan HP, karena mayoritas menggunakan kartu prabayar. Perkembangan lain ditunjang dengan makin maraknya penggunaan BlackBerry, Android, iPhone, hingga handphone supermurah. Ditambah lagi dengan penggunaan modem yang menyediakan beberapa alternatif pilihan provider. Ini bisa menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Selain itu kita bisa tambahkan alternative lain seperti pembayaran online, seperti bisa membayar listrik prabayar/pascabayar,membayar kredit motor, air pam dsb.

  1. Apa Saja yang Diperlukan?
    Berikut langkah langkah membuka usaha konter pulsa dan penjualan serta service HP :
  2. Lokasi Tempat usaha
    Langkah paling utama ini sangat penting sekali untuk sukses di setiap usaha sebagai mana pernah diulas tentang usaha di bab sebelumnya.
  3. Persiapkan semua peralatan
    Peralatan yang dimaksudkan di sini adalah :
  4. Stok voucher pulsa
    Untuk stok voucher terdiri dari :• Voucher pulsa fisik
    Untuk voucher fisik harus disesuaikan stok dulu karena belum tahu seberapa besar permintaan konsumen dalam bentuk voucher fisik.

    • Voucher pulsa elektrik
    Voucher jenis ini tidak berbentuk fisik tetapi dalam bentuk eletrik yang terdapat di dalam chip HP yang terdaftar di deler sebagai mitra provider pulsa itu sendiri,tetapi bisa juga mengunakan chip all operator ( Telkomsel, Indosat, XL, Fren, Flexi, Esia, Smart, Ceria, Three) yang bisa digunakan untuk isi pulsa konsumen dari bebagai operator provider.

    – Stok Handphone baru
    Di sini juga harus disesuaikan dulu seberapa besar untuk merek tertentu yang diminati konsumen.

    b. Etalase serta sarana pendukung yang lain
    c. Stok Aksesoris HP sebagai sarana menunjang untuk penjualan
    d. Komputer serta peralatan servis untuk HP
    e. Stok spare part HP

3.Papan nama counter pulsa
Untuk yang ini kita bisa kerja sama dengan yang saling menguntungkan antara pihak provider, karena kita bisa       mendapatkan papan nama konter serta pihak provider juga sebagai sarana promosi bagi mereka. Tetapi kalau belum bisa   mendapatkan kerja sama kita bisa membuatnya sendiri.

4. Banner atau umbul umbul
Biasanya sales dari provider datang sendiri untuk memberikan media promosi ini secara gratis yang tentu nya usaha konter pulsa telah berjalan,tetapi kalau belum bisa mendapatkanya kita bisa hubungi deler atau subdeler tempat kita membeli untuk mengisi ulang pulsa elektrik atau beli voucher Fisik yang grosir biasanya selalu tersedia.

5. Aksesoris
Harga aksesoris selular grosir sangatlah murah. Dengan modal 300 ribuan kita sudah bisa membuat sebuah etalase penuh dengan aksesoris. Memang kebutuhan konsumen akan aksesoris tidaklah sebesar voucher, namun bila laku, untungnya pun lumayan.

B. Peluang Bisnis
Usaha konter pulsa tidak ada kata “mati“ karena semakin hari semakin banyak pengguna alat komunikasi terutama HP serta Ponsel pintar yang lainya yang pasti selalu membutuhkan pulsa. Counter/usaha jual beli atau bisnis handphone (bekas dan baru) serta voucher handphone terus menerus bermunculan. Hal ini seiring dengan semakin memasyarakatnya penggunaan telepon selular di masyarakat.
Hal apa saja yang perlu diperhatikan apabila berminat membuka usaha/ bisnis yang satu ini? Berdagang handphone dan aksesoriesnya masih cukup menarik, mengingat tidak terlalu banyak dana yang diperlukan sebagia modal usaha. Walaupun harus jeli dalam mencari handphone second (bekas) yang bisa didapatkan antara lain di berbagai pertokoan yang tersebar di berbagai lokasi semuanya dengan harga yang bisa ditawar.
Untuk peluang bisnis voucher sendiri ada beberapa kemungkinan, yaitu:
– Mengambil dari agen. Mengambil dari provider langsung.
– Misalkan, modal menjadi agen adalah Rp. 250,000,- (joining fee Rp. 200,000,-)
dimana agen mendapatkan harga Rp. 50,750,- untuk voucher sebuah provider yang seharga Rp. 50,000,-

Peluang bisnis ini adalah salah satu dari sekian banyak peluang usaha yang juga mengutamakan letak yang strategis untuk mendapatkan keuntungan yang sebanding dengan modal yang dikeluarkan.

Hal ini bisa tidak berlaku apabila telah memiliki pelanggan tetap. Karena, biasanya dari satu voucher senilai Rp. 100,000 misalnya, untungnya hanya seribu atau dua ribu rupiah. Ada pula yang menyebutkan bahwa modal bisnis voucher adalah bertingkat. Jika punya modal dan koneksi besar, bisa join ke supplier yang lebih besar. Namun jika modal sedikit pun sudah bisa menjalankan usaha voucher. Masing-masing menawarkan kelebihan dan kekurangannya

  1. Perkiraan Analisis Bisnis

Tips cara murah untuk membuka konter selular:
1. Gunakan rumah tinggal untuk mulai buka usaha
2. Karyakan orang dirumah
3. Dengan modal sedikit, pilih konter voucher elektrik. Ada dua jenis, mono produk (hanya satu jenis voucher, misalnya simpati saja) atau multi produk. Untuk multi produk uang muka (deposit) ke grosir minimal Rp300.000 dan sudah bisa mendapat voucher pulsa semua jenis kartu. Selain itu modal hp termasuk hp cdma, misalnya hp frenship seken Rp200.000 jadi dengan modal Rp500 ribu sudah bisa jualan.
4. Dikantor juga bisa, modelnya jualan ketemen-temen itu juga sudah bisa memulai.
5. Sering-seringlah hunting ke sentra penjualan hp dan tanyakan harga hp maupun voucher di grosir/agen, biasanya banyak di mall-mall dan pertokoan. Fungsinya untuk mendapatkan harga termurah dan tentunya punya jaringan pertemanan.
Perkiraan modal dan biaya pengeluaran:
– Sewa Lahan 1m x 1m200.000                         Rp. 300.000,00/bln
– 1 buah etalase (bekas – baru)                        Rp. 500.000,00 – Rp.1.000.000,00/ 1×3)
– Honor SDM                                                     Rp. 600.000,00/bln
– Operasional, transportasi dan adm                Rp. 200.000,00/awal
– Voucher perdana                                           Rp. 500.000,00/awal
– Voucher pulsa (fisik dan elektronik)               Rp.1.200.000,00– Rp.1.500.000,00/awal
– Aksesoris ponsel                                           Rp. 500.000,00/awal
– Peralatan servis dan bahan                          Rp. 200.000,00/awal
– Marketing awal (brosur, hadiah)                    Rp. 50.000,00/awal
– panduan, pelatihan                                       Rp. 1.500.000,00/awal

-Saldo Pembayaran Online                             Rp.3000.000,00/awal

Jumlah Modal Awal                                     ± Rp. 9.000.000,00

Modal Konter dan Servis HP

– Meja, rak kerja servis dan kursi kerja                 Rp. 700.000,00
– Peralatan servis hardware hp                            Rp. 2.700.000,00
– Peralatan servis software hp                             Rp. 5.800.000,00
– Bahan servis awal                                             Rp. 200.000,00
– Administrasi awal                                              Rp. 100.000,00
– Aksesoris, sparepart dan operasional awal      Rp. 500.000,00
– BO system keuangan, panduan, pelatihan       Rp. 2.000.000,00
Total modal awal                                           Rp. 15.000.000,00
Pengeluaran rutin
– SDM/bulan                                                     Rp. 800.000,00
– Listrik/bulan                                                   Rp. 150.000,00
– Bahan servis habis pakai                               Rp. 150.000,00
Total pengeluaran bulanan                          Rp. 1.100.000,00

 

Total keuntungan perbulan                         Rp.3.000.000,00-3.500.000,00

 

Usaha ini bisa bertahan dengan kurun waktu yang gtidak bisa ditentukan karena semakin berkembangnya teknologi usaha ini akan semakin pesat berkembangnya

Tutorial Cara Membuat Flashdisk Bootable Menggunakan Rufus

6 May

Cara membuat flashdisk bootable dengan cepat – Jika kawan berniat hendak mengnstall OS misalnya saja Windows 7 lewat sebuah flashdisk, maka hal pertama yang harus dipersiapkan adalah dengan membuat flashdisk bootable. Di internet banyak sekali software yang bisa kita gunakan untuk membuat flashdisk menjadi bootable. Semua program-program tersebut bekerja sama baiknya dalam proses pembuatan flashdisk bootable. Namun semua program tersebut cukup menyita sedikit waktu dalam mentransfer file ISO ke flashdisk. Jika kawan ada yang belum tahu tentang file ISO, berikut penjelasan singkatnya;

File ISO merupakan duplikat dari sebuah CD. Untuk membuka file ISO, kita harus membakarnya atau dengan kata lain memindahkan file ini ke dalam CD untuk meng-ekstrak isinya. Begitu pun sebaliknya, untuk menghindari rusaknya fisik pada sebuah CD, maka untuk berjaga-jaga kita harus men-duplikat isi dari CD tersebut ke dalam bentuk file yang bernama file ISO. Bagaimana? Jelas kan?

Dari sekian banyak program atau software pembuat flashdisk bootable, Rufus adalah program yang paling cepat dan paling mudah untuk digunakan. Menurut pihak pengembangnya, Rufus mampu bekerja dua kali lebih cepat dari program sejenis seperti WinToFlash, Universal USB Installer dan Windows 7 USB/DVD Tool. Jadi bagi para pemula seperti saya, Rufus adalah pilihan terbaik yang bisa dipakai untuk membuat flashdisk bootable. Untuk mendapatkan Rufus, kawan bisa langsung menuju di website resminya di alamat http://rufus.akeo.ie/

Berikut ini saya sampaikan beberapa kelebihan dari software Rufus
– bisa didownload secara gratis
– jenis software portable (tidak perlu diinstall di komputer)
– mudah digunakan
– bekerja paling cepat dibandingkan software sejenis

Setelah kawan mendapatkan Rufus, selanjutnya kita akan bahas bersama cara memnggunakannya. Ikuti langkah-langkah di bawah ini;
1. Jalankan Rufus
2. Pada Device, pilih flashdisk yang akan dijadikan menjadi flashdisk bootable
3. Pada File system, pilih FAT32
4. Pada Cluster size, pilih 4096 bytes (Default)
5. Pada New volume label, beri nama untuk flashdisk bootable misalnya saja Bootable Windows 7
6. Pada Format options;
– centang Quick format
– centang Create bootable disk using, pilih ISO Image kemudian cari file ISO yang akan kita transfer ke flashdisk
– centang Create extended label and icon files
7. Klik Start, selesai.

Image

Untuk membuat flashdisk bootable, sebenarnya kita juga bisa membuatnya tanpa menggunakan software pihak ketiga yang telah disebutkan di atas termasuk Rufus. Yaitu dengan menggunakan perintah CMD (command prompt). Namun seperti yang telah saya katakan di awal, bagi para pemula seperti saya, software semacam Rufus sangat membantu pekerjaan ini. Oke kawan, itulah penjelasan singkat tentang cara membuat flashdisk bootable menggunakan Rufus

SOFTSKILL 1

6 May

Sebabnya komunikasi itu penting dalam suatu organisasi :

1.    Menghasilkan pemahaman yang sama antara pengirim informasi dengan penerima

informasi pada semua tingkatan dalam organisasi.

2.    Membangun iklim organisasi yang pada akhirnya dapat mempengaruhi efisiensi dan

produktifitas organisasi.

3.    Membangkitkan kinerja orang yang terlibat di dalam organisasi tersebut yang pada

akhirnya dapat mempengaruhi efektifitas organisasi.

 

  1. Jenis dan Proses komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi :

A.  Komunikasi Internal :

Proses komunikasi di antara para pengurus dan anggota dalam ruang lingkup suatu organisasi, dalam struktur lengkap yang khas disertai pertukaran gagasan secara horisontal dan vertikal, sehingga kerja organisasi dapat berjalan. Komunikasi internal terdiri atas empat bagian, yaitu :

1.    Downward Communication (komunikasi dari atas ke bawah) :

Komunikasi yang berlangsung ketika orang-orang yang berada pada tataran manajer atau supervisor mengirimkan pesan kepada bawahannya.

Fungsi komunikasi dari atas ke bawah antara lain :

a.    Pemberian atau penyimpanan instruksi kerja.

b.    Penjelasan dari pimpinan tentang mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan.

c.    Penyampaian informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku.

d.   Pemberian motivasi kepada karyawan untuk bekerja lebih baik.

Metode komunikasi dari atas ke bawah antara lain :

a.    Metode tulisan.

b.    Metode lisan.

c.    Metode tulisan diikuti lisan.

d.   Metode lisan diikuti tulisan.

2.    Upward Communication (komunikasi dari bawah ke atas) :

Komunikasi yang terjadi ketika bawahan mengirim pesan kepada atasannya.

  • Fungsi komunikasi dari bawah ke atas antara lain :

a.    Penyampaian informai tentang pekerjaan ataupun tugas yang sudah dilaksanakan.

b.  Penyampaian informasi tentang persoalan-persoalan pekerjaan ataupun tugas yang tidak dapat diselesaikan oleh bawahan.

c.    Penyampaian saran-saran perbaikan dari bawahan.

d.   Penyampaian keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya.

Komunikasi ke atas menjadi terlalu rumit dan menyita waktu dan mungkin hanya segelintir kecil manajer organisasi yang mengetahui bagaimana cara memperoleh informasi dari bawah. Alasan mengapa komunikasi ke atas terlihat sulit dan rumit :

a.    Kecenderungan bagi pegawai untuk menyembunyikan pikiran mereka.

b.    Perasaan bahwa atasan mereka tidak tertarik kepada masalah yang dialami pegawai.

c.    Kurangnya penghargaan bagi komunikasi ke atas yang dilakukan pegawai.

d.   Perasaan bahwa atasan tidak dapat dihubungi dan tidak tanggap pada apa yang 
disampaikan pegawai.

3.    Horizontal Communication (komunikasi sesama) :

Komunikasi yang berlangsung di antara para karyawan ataupun bagian yang memiliki kedudukan yang setara.

Fungsi komunikasi sesama antara lain :

a.    Memperbaiki koordinasi tugas.

b.    Upaya pemecahan masalah.

c.    Saling berbagi informasi.

d.   Upaya pemecahan konflik.

e.    Membina hubungan dan mempererat kekeluargaan melalui kegiatan bersama.

4.    Interline Communication (komunikasi lintas saluran) :

Komunikasi untuk berbagi informasi melewati batas-batas fungsional. Spesialis staf biasanya paling aktif dalam komunikasi lintas-saluran ini karena biasanya tanggung jawab

mereka berhubungan dengan jabatan fungsional. Kondisi yang harus dipenuhi dalam komunikasi lintas-saluran :

a.    Setiap pegawai yang ingin berkomunikasi melintas saluran harus meminta izin terlebih dahulu dari atasannya langsung.

b. Setiap pegawai yang terlibat dalam komunikasi lintas-saluran harus memberitahukan hasil komunikasinya kepada atasannya.

B.  Komunikasi Eksternal :

Proses komunikasi di antara para pengurus dan anggota suatu organisasi dengan orang atau masyarakat umum.

1.    Komunikasi dari organisasi kepada masyarakat.

Contohnya : konferensi pers, iklan, brosur

2.    Komunikasi dari masyarakat kepada organisasi.

Contohnya : menerima saran kritik, hotline customer service 24 jam

  1. Komunikasi Efektif dalam Organisasi

Sebagai orang nomor satu dalam organisasi yang Anda pimpin—atau posisi apapun yang Anda duduki di dalamnya—komunikasi selalu memainkan peran yang paling menentukan terhadap kehidupan organisasi secara keseluruhan. Seringkali organisasi mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan disebabkan oleh faktor komunikasi yang tidak efektif. Perintah dari seorang pemimpin yang pada hakikatnya adalah komunikasi seringkali menjadi tidak jelas dan sulit diimplementasikan karena komunikasi yang dijalankan tidak efektif.

Komunikasi yang sulit dipahami—untuk kemudian diimplementasikan dalam program organisasi—tentu bukan masalah baru. Sejak lama, orang merumuskan bagaimana agar komunikasi sebagai sebuah hubungan timbal-balik, tidak hanya memainkan peran sebagai pengiriman pesan kepada pihak lain, tetapi juga menjadi perekat yang bersifat sosio-psikologis, terlebih dalam sebuah organisasi yang menghendaki kerjasama yang sinergis.

Diantara semua masalah yang muncul, disiplin komunikasi menerjemahkan gejala tersebut sebagaimiscommunication (kekeliruan dalam komunikasi) sehingga proses komunikasi tidak dapat berjalan sebagaimana yang diinginkan. Dengan kata lain, tidak efektif atau terhambat.

Conor Hanaway dan Gabriel Hunt yang keduanya adalah pakar dan konsultan manajemen pada beberapa organisasi profit besar di dunia mencatat hambatan-hambatan komunikasi[1] yang biasa terjadi dalam

organisasi sebagai berikut:

1.      Bahasa

Jika Anda menginginkan komunikasi yang sukses, pengirim pesan harus mempersiapkan pesan dalam bahasa penerima pesan. Laporan ilmiah yang sangat teknis tidak akan mempengaruhi kaum profesional dari bidang lain untuk melakukan tindakan.

1.      Kebisingan

Istilah “kebisingan” (noise) mengacu pada semua hal yang mengganggu atau memperburuk komunikasi dalam organisasi. Misalnya, pesan Anda mengalami “bentrok” dengan pesan lain yang sama-sama harus diperhatikan. Jika si penerima mendapatkan banyak sekali memo setiap harinya, Anda harus memikirkan cara lain untuk mengirimkan pesan Anda.

1.      c. Terlalu bertele-tele

Hindari gaya militer yang berlapis-lapis. Gunakan sesedikit mungkin tahap dalam komunikasi Anda. Pembuka adalah penting, namun hendaknya jangan sampai membuat Anda menjadi lupa terhadap inti pesan yang ingin Anda sampaikan sehingga penerima mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi pesan.

1.      d. Kesulitan mendengar

Ada banyak sekali kesulitan mendengar di pihak penerima. Tekanan kerja, masalah pribadi, prioritas lain atau kelebihan komunikasi merupakan penyebab munculnya kesulitan mendengarkan.

1.      e. Ketidakpercayaan

Ada banyak alasan mengapa pihak penerima tidak percaya dan bersikap sinis terhadap suatu komunikasi. Sebagian rasa tidak percaya tersebut bisa jadi disebabkan oleh pihak pengirim—misalnya, jika Anda menandai semua surat Anda, “penting”, atau jika Anda tidak begitu terbuka dalam komunikasi sebelumnya.

1.      f. Emosi

Emosi mempengaruhi komunikasi dalam, setidaknya, dua cara. Pertama, situasi yang sarat emosi dapat menyebabkan terjadinya banyak ebisingan yang menyebabkan penyimpangan komunikasi. Kedua, cara paling efektif untuk membuat seseorang melakukan tindakan adalah melalui emosi mereka.

1.      g. Lingkaran umpan-balik

Tidak adanya lingkaran umpan-balik membuat pihak pengirim tidak yakin bahwa pesan telah sepenuhnya dimengerti

Berbagai hambatan komunikasi di atas tentu saja menyadarkan kita agar komunikasi yang dibangun—terlebih dalam konteks organisasi—hendaknya dilangsungkan secara efektif. Secara praktis, komunikasi efektif dapat dipahami sebagai fenomena terbalik dari gejala-gejala di atas tadi, yakni terciptanya sebuah interaksi yang saling memahami maksud pesan dari masing-masing arah yang pada tujuan akhirnya mampu mentransmisi dan mentransfer gagasan melalui peramuan pesan sebaik mungkin.

Konflik dalam organisasi bisa terjadi,dikarenakan antara pemimpin dan anggota mempuyai pendapat tersendiri tentang apa yang sedang di diskusikan. Konflik terjadi biasanya untuk meyelesaikan masalah,tetapi lebih sering jika konflik terjadi malah organisasi tersebut pecah. Dalam meyelesaikan konflik dibutuhkan skill dan pengalaman yang besar. Agar konflik terhindar haruslah dari diri sendiri mempunyai sikap pengertian dari satu sama lain, saling menghargai termasuk poin penting dalam berorgansasi. Baik dari pemimpin atau anggota harus mengerti dan menerima pendapat dari anggota lain.Perlu adanya kebijaksanaan dan toleransi dalam peyelesaian konflik dalam organisasi.

Jika konflik tidak bisa dipecahkan, harus ada sosok pemimpin untuk memutuskan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Konflik sendiri memang tidak diinginkan oleh semua manusia, namun tidak bisa dihindari. karena pendapat setiap orang itu berbeda-beda.

Dari segi dampak yang timbul

Dari segi dampak yang timbul, konflik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu konflik fungsional dan konflik infungsional. Konflik dikatakan fungsional apabila dampaknya dapat memberi manfaat atau keuntungan bagi organisasi, sebaliknya disebut infungsional apabila dampaknya justru merugikan organisasi. Konflik dapat menjadi fungsional apabila dikelola dan dikendalikan dengan baik.

http://parapepetualangmimpi.blogspot.com/2012/04/konflik-dalam-organisasi-sumber-konflik.html

http://ekaayu-wulandari.blogspot.com/2013/05/komunikasi-efektif-dalam-organisasi.html

http://riderheiseiku.wordpress.com/2013/03/31/peran-komunikasi-dalam-organisasi/

KESIMPULAN

Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang sama.

Menurut Laswell unsur-unsur komunikasi, yaitu Pengirim atau komunikator (sender), Pesan (message), Saluran (channel), Penerima atau komunikate (receiver), Umpan balik (feedback), dan aturan yang disepakati.

Ada 5 tahap dalam menyalurkna ide melalui komunikasi, yaitu Ide (gagasan), Penyaluran (Transmitting), Tindakan, Pengertian, dan Penerimaan.

4 hambatan dalam komunikasi, yaitu Hambatan dari Proses Komunikasi, Fisik, Semantik, dan Psikologis.

 

Pengertian Kelompok

Kelompok dapat diartikan sejumlah orang yg terlibat dalam interaksi pada suatu pertemuan tatap muka, di mana setiap anggota mendapat kesan yg jelas, sehingga seseorang baik di saat timbul pertanyaan maupun sesudahnya dpt memberikan tanggapan kepada yang lainnya.

Menurut ADLER & RODMAN, Kelompok adalah sekumpulan kecil orang ygsaling berinteraksi, biasanya tatap muka dlm waktu yg lama guna mencapai tujuan tertentu. Ada 4 elemen kelompok yaitu: interaksi, waktu, ukuran, tujuan.

 

 

 

 

  1. Karakteristik Kelompok

Karakteristik Kelompok (Sorsyth, 1979), yaitu:

1. Interaksi → Fisik, verbal, nonverbal, emosional

2. Struktur → Pola hubungan yang stabil diantara anggota

– Role yang telah diharapkan dan seseorang yang telah menduduki

– Norma : Aturan yang mengidentifikasi atau mendeskripsikan perilaku yang tepat

– Relasi antar anggota

3. Tujuan

– Intrinsik

– Ekstrinsik (tujuan bersama):

  1.  Faktor pemersatu paling kuat (ex: olah raga)

b. Memotivasi perilaku tertentu sehingga tujuan tercapai

4. Groupness → entitavity (kesatuan) : Tingkat dimana kesatuan kekuatan

tunggal menyatu

5. Ketergantungan Dinamis

Tahap-tahap Pembentukan Kelompok

Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.

 

Tahap 1 – Forming

Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

 

Tahap 2 – Storming

Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

 

Tahap 3 – Norming

Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

 

Tahap 4 – Performing

Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

 

Tahap 5 – Adjourning dan Transforming

Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.

 

  1. Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.

 

     Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.

      
         Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.

 

Berikut poin-poin teamwork yang baik:

      a.      Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi

             dan kepentingan.

      b.      Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.

      c.      Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan

            apa yang saya tidak bisa.

      d.   Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus

      e.       Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.

      f.        Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi

             minus jika tidak ada saling pengertian.

      g.      Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal

             sukses bersama.

      h.      Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan

             segera terealisasi.

       i.       Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team.

             Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama

             bermuara kemana?

       j.       Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan

             mempercepat proses pencapaian target.

      k.      Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada

             pemboikotan kerjasama.

      l.        Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target

             tidak perlu waktu yang lama.

     m.     Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.

 

  1. Organisasi Lini

 Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.

 

Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah :

Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik.

Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan).

Koordinasi lebih mudah dilaksanakan.

Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat.

Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan.

Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi.

Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat.

Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.

Adanya penghematan biaya.

Pengawasan berjalan efektif.

Kelemahan-kelemahan organisasi garis :

Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi.

Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri.

Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).

Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri.

Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan.

Kurang tersedianya saf ahli.

Organisasi Lini Dan Staff
Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan.

Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf :

Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan.

Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana

Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.

Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.

Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.

Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya

Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.

Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli

 Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staf :

Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat

Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal

Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting

Pimpinan lini mengabaikan advis staf

Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang

Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar

Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini

Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks

Organisasi Fungsional
Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.

Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasdi fungsional :

Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal

Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing

Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan

Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib

Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.

Pembidangan tugas menjadi jelas

 Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional :

Pekerjaan seringkali sangat membosankan

Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja

Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan

Organisasi Lini Dan Fungsional
Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.

Kebaikan organisasi Lini dan fungsional :

Solodaritas tinggi

Disiplin tinggi

Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal

Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan

 Sedangkan keburukannya adalah :

Kurang fleksibel dan tour of duty

Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang

Spesiaisasi memberikan kejenuhan

 

Organisasi Komite
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.

Kebaikan Organisasi komite :

Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan

Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil

Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin

 Sedangkan keburukannya :

Proses decision making sangat lambat

Biaya operasional rutin sangat tinggi

Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab

Kesimpulannya Kelompok atau team merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil dimana untuk berkomunikasi lebih mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apa yang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggota tersebut.

 

http://novelaranie.blogspot.com/2012/11/organisasi-lini.htmlhttp://rizkyfebriyanto.blogspot.com/2013/06/kekuatan-team-work.htmlhttp://noviraekaputri.blogspot.com/2010/10/tahap-tahap-pembentukan-kelompok.html

 

CONTOH KASUS :

Contoh konflik yang fungsional dengan kasus seorang manajer perusahaan yang menghadapi masalah tentang bagaimana mengalokasikan dana untuk meningkatkan penjualan masing-masing jenis produk. Pada saat itu setiap produk line berada pada suatu devisi. Salah satu cara pengalokasian mungkin dengan memberikan dana tersebut kepada devisi yang bisa mengelola dana dengan efektif dan efisien. Jadi devisi yang kurang produktif tidak akan memperoleh dana tersebut. Tentu saja di sini timbul konflik tentang pengalokasian dana. Meskipun dipandang dari fihak devisi yang menerima alokasi dana yang kurang, konflik ini dipanang infungsional, tetapi dipandang dari perusahaan secara keseluruhan konflik ini adalah fungsional, karena akan mendorong setiap devisi untuk lebih produktif. 

Kesimpulan

Para manajer akan menemukan cara yang lebih efisien dalam menggunakan dana.

Mereka mungkin bisa menemukan cara untuk menghemat biaya.

Mereka meningkatkan prestasi masing-masing devisi secara keseluruhan sehingga bisa tersedia dana yang lebih besar untuk mereka semua.

CARA INTALLS WINDOWS SEVEN MENGGUNAKAN FLASH DISK

29 Nov

CARA INTALLS WINDOWS SEVEN MENGGUNAKAN FLASH DISK

Pada kali ini ESC Creation akan memberikan tutor bagaimana cara paling mudah instalasi windows 7 menggunakan media Flash Disk. Kenapa memilih media Flash Disk untuk Install windows 7 ini ? Salah satu alasan nya yaitu bila menggunakan Flash disk, proses instalasi lebih cepat karena dalam proses pembacaan file nya akan lebih cepat dari pada membaca dari image file dari kepingan DVD yang nota bene DVD menggunakan media optical, belum lagi ada kemungkinan file tidak terbaca dengan baik karena sudah mulai rusaknya kepingan DVD Windows nya. Sehingga besar resiko file corupt karena sudah tidak bagusnya DVD Room.

Terlebih lagi hal ini akan berguna bila kita mau instalasi Windows 7 pada Netbook yang tidak ada DVD room nya, jadi tidak perlu repot repot mencari DVD room External untuk keperluan install windows 7 di Netbook kita.

 Microsoft-USB-Windows-7-installer

Flash Disk Bootable Windows 7

Untuk Instalasi Windows Seven 7 menggunakan Flash Disk ini sangat lah mudah, tidak perlu bersusah payah payah mencari Software Tool untuk setting Flash Disk agar menjadi Flash Disk Bootable. Alat yang perlu disiapkan hanya Master Software Installer Windows 7 dan Flash Disk dengan kapasitas sekurang kurangnya 4 GB untuk menampung File Installer Windows 7 tersebut.

Berikut Langkah membuat Bootable Flash Disk Installer Windows 7

Langkah pertama Format Flash Disk tersebut dengan Format File System NTFS.

Langkah kedua Copy kan semua file dan Folder Master Software Installer windows 7 ke dalam Flash Disk kita tersebut

Langkah terakhir buka file pada flash disk tersebut dan cari file bootmgr kemudian rubah / rename file tersebut menjadi NTLDR dan Flash Disk sudah bisa berfungsi menjadi Flash Disk Bootable Windows 7 Installer dan siap digunakan untuk Instalasi windows 7 menggunakan media Flash Disk

Cara instalasi windows 7 menggunakan Flash disk ini pada dasarnya sama dengan cara Instalasi windows 7 menggunakan DVD Installer. Yaitu langkah awal kita masuk menu Bios, cara nya nyalakan Komputer / Laptop kita dan segera tekan Tombol keyboard F2 atau Del (tergantung menu bios PC / Notebook)

Kemudian setting Bios PC / Laptop / Netbook agar booting awal (First Boot Order) melalui Flash Disk Bootable Windows 7 yang sudah kita siapkan sebelumnya dahulu, pastikan bios sudah mendeteksi Flash Disk kita, biasanya akan terdeteksi sebagai USB Hardsik Driver (USB HDD). Kalau belum terdeteksi silahkan restart lagi. Simpan pengaturan Bios dan ikuti proses Instalasi Windows 7 seperti install windows dengan DVD Installer

Yang perlu diperhatikan Instalasi windows 7 menggunakan Flash Disk ini pada saat setelah langkah proses copying file , proses intalasi akan melakukan restart. Nah pada saat restart tersebut anda harus masuk menu bios lagi. Anda harus setting Bios dan rubah settingan agar PC booting awal melalui Hardisk. Simpan perubahan menu bios dan Proses instalasi windows 7 menggunakan Flash Disk bisa dilanjutkan sampai selesai.

Salah satu kelebihan lagi bila kita Install Windows 7 menggunakan Flash Disk ini yaitu kita bisa langsung menambahkan / menyisipkan File Software lain seperti Driver dan Software pendukung lain kedalam Flash Disk installer kita dengan cara memasukan File software installer tersebut kedalam Folder Other milik Software Installer windows 7 tersebut. Untuk selanjutnya nanti akan kita install setelah Proses Instalasi windows selesai.

TEORI MOTIVASI

29 Nov

TEORI MOTIVASI
MOTIVASI
            Motif seringkali diartikan dengan istilah dorongan. Dorongan atau tenaga tersebut merupakangerak jiwa dan jasmani untuk berbuat. Jadi motif tersebut merupakan suatu driving force yangmenggerakkan manusia untuk bertingkah- laku, dan di dalam perbuatanya itu mempunyai tujuantertentu. Setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan motivasi (niat).
– Menurut Wexley & Yukl (dalam As’ad, 1987)
            Motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif, dapat pula diartikan hal atau keadaan menjadi motif.
– Menurut Mitchell (dalam Winardi, 2002)
            Motivasi mewakili proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu.
– Menurut Gray (dalam Winardi, 2002)
            Motivasi merupakan sejumlah proses, yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi, dalam hal melaksanakan kegiatan- kegiatan tertentu.
Morgan (dalam Soemanto, 1987)
            Motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek- aspek dari motivasi. Ketigahal tersebut adalah keadaan yang mendorong tingkah laku ( motivating states ), tingkah lakuyang di dorong oleh keadaan tersebut ( motivated behavior ), dan tujuan dari pada tingkah lakutersebut ( goals or ends of such behavior ).
McDonald (dalam Soemanto, 1987)
            Motivasi merupakan perubahan tenaga di dalam diri seseorang yang ditandai oleh doronganefektif dan reaksi- reaksi mencapai tujuan.
Menurut Suprihanto (2003)
            Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi, karena kebutuhan dan keinginan setiapanggota organisasi berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah unik secara biologis maupun psikologis, dan berkembang atas dasar proses belajar yang berbeda pula.
Menurut Soemanto (1987)
            Secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi- reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu bertujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagitingkah laku mencapai tujuan,telah terjadi di dalam diri seseorang. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah merupakan sejumlah proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuantertentu, baik yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi.
TEORI MOTIVASI
            Motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong yang berasal dalam diri manusia, yang akan mempengaruhi cara bertindak seseorang. Dengan demikian, motivasi kerja akan berpengaruh terhadap performansi pekerja.
Menurut Hilgard dan Atkinson, tidaklah mudah untuk menjelaskan motifasi sebab :
A. Pernyataan motif antar orang adalah tidak sama, budaya yang berbeda akanmenghasilkan ekspresi motif yang berbeda pula.
B. Motif yang tidak sama dapat diwujudkan dalam berbagai prilaku yang tidak sama.
C. Motif yang tidak sama dapat diekspresikan melalui prilaku yang sama.
D. Motif dapat muncul dalam bentuk-bentuk prilaku yang sulit dijelaskan.
E. Suatu ekspresi prilaku dapat muncul sebagai perwujudan dari berbagai motif.Berikut ini dikemukakan huraian mengenai motif yang ada pada manusia sebagai faktor pendorong dari perilaku manusia.:•
Motif Kekuasaan
            Merupakan kebutuhan manusia untuk memanipulasi manusia lain melalui keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Clelland menyimpulkan bahwa motif kekuasaan dapat berfifatnegatif atau positif. Motif kekuasaan yang bersifat negatif berkaitan dengan kekuasaanseseorang. Sedangkan motif kekuasaan yang bersifat positif berkaitan dengan kekuasaan social(power yang dipergunakan untuk berpartisipasi dalam mencapai tujuan kelompok).
• Motif Berprestasi
            Merupakan keinginan atau kehendak untuk menyelesaikan suatu tugas secara sempurna, atausukses didalam situasi persaingan (Chelland). Menurut dia, setiap orang mempunyai kadar n Ach(needs for achievement) yang berlainan. Karakteristik seseorang yang mempunyai kadar n Achyang tinggi (high achiever) adalah :
1. Risiko moderat (Moderate Risks) adalah memilih suatu resiko secara moderat.
2. Umpan balik segera (Immediate Feedback) adalah cenderung memilih tugas yang segeradapat memberikan umpan balik mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam mewujudkantujuan, cenderung memilih tugas-tugas yang mempunyai criteria performansi yang spesifik.
3. Kesempurnaan (accomplishment) adalah senang dalam pekerjaan yang dapat memberikankepuasaan pada dirinya.
4. Pemilihan tugas adalah menyelesaikan pekerjaan yang telah di pilih secara tuntas denganusaha maiksimum sesuai dengan kemampuannya.
• Motif Untuk Bergabung
Menurut Schachter motif untuk bergabung dapat diartikan sebagai kebutuhan untuk berada bersama orang lain. Kesimpulan ini diperoleh oleh Schachter dari studinya yang mempelajarihubungan antara rasa takut dengan kebutuhan berafiliansi.
• Motif Keamanan (Security Motive)
Merupakan kebutuhan untuk melindungi diri dari hambatan atau gangguan yang akanmengancam keberadaannya. Di dalam sebuah perusahaan misalnya, salah satu cara untuk menjaga agar para karyawan merasa aman di hari tuanya kelak, adalah dengan memberikan jaminan hari tua, pesangon, asuransi, dan sebagainya.