Tutorial Cara Membuat Flashdisk Bootable Menggunakan Rufus

6 May

Cara membuat flashdisk bootable dengan cepat – Jika kawan berniat hendak mengnstall OS misalnya saja Windows 7 lewat sebuah flashdisk, maka hal pertama yang harus dipersiapkan adalah dengan membuat flashdisk bootable. Di internet banyak sekali software yang bisa kita gunakan untuk membuat flashdisk menjadi bootable. Semua program-program tersebut bekerja sama baiknya dalam proses pembuatan flashdisk bootable. Namun semua program tersebut cukup menyita sedikit waktu dalam mentransfer file ISO ke flashdisk. Jika kawan ada yang belum tahu tentang file ISO, berikut penjelasan singkatnya;

File ISO merupakan duplikat dari sebuah CD. Untuk membuka file ISO, kita harus membakarnya atau dengan kata lain memindahkan file ini ke dalam CD untuk meng-ekstrak isinya. Begitu pun sebaliknya, untuk menghindari rusaknya fisik pada sebuah CD, maka untuk berjaga-jaga kita harus men-duplikat isi dari CD tersebut ke dalam bentuk file yang bernama file ISO. Bagaimana? Jelas kan?

Dari sekian banyak program atau software pembuat flashdisk bootable, Rufus adalah program yang paling cepat dan paling mudah untuk digunakan. Menurut pihak pengembangnya, Rufus mampu bekerja dua kali lebih cepat dari program sejenis seperti WinToFlash, Universal USB Installer dan Windows 7 USB/DVD Tool. Jadi bagi para pemula seperti saya, Rufus adalah pilihan terbaik yang bisa dipakai untuk membuat flashdisk bootable. Untuk mendapatkan Rufus, kawan bisa langsung menuju di website resminya di alamat http://rufus.akeo.ie/

Berikut ini saya sampaikan beberapa kelebihan dari software Rufus
– bisa didownload secara gratis
– jenis software portable (tidak perlu diinstall di komputer)
– mudah digunakan
– bekerja paling cepat dibandingkan software sejenis

Setelah kawan mendapatkan Rufus, selanjutnya kita akan bahas bersama cara memnggunakannya. Ikuti langkah-langkah di bawah ini;
1. Jalankan Rufus
2. Pada Device, pilih flashdisk yang akan dijadikan menjadi flashdisk bootable
3. Pada File system, pilih FAT32
4. Pada Cluster size, pilih 4096 bytes (Default)
5. Pada New volume label, beri nama untuk flashdisk bootable misalnya saja Bootable Windows 7
6. Pada Format options;
– centang Quick format
– centang Create bootable disk using, pilih ISO Image kemudian cari file ISO yang akan kita transfer ke flashdisk
– centang Create extended label and icon files
7. Klik Start, selesai.

Image

Untuk membuat flashdisk bootable, sebenarnya kita juga bisa membuatnya tanpa menggunakan software pihak ketiga yang telah disebutkan di atas termasuk Rufus. Yaitu dengan menggunakan perintah CMD (command prompt). Namun seperti yang telah saya katakan di awal, bagi para pemula seperti saya, software semacam Rufus sangat membantu pekerjaan ini. Oke kawan, itulah penjelasan singkat tentang cara membuat flashdisk bootable menggunakan Rufus

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: